Jurnalcelebes.com, Makassar – Insiden pengusiran wartawan di kantor Balai Besar Wilayah Sungai – Pompengan Jeneberang yang dilakukan oleh salah satu oknum staff BBWSP-Jeneberang bernama Kahar beberapa pekan lalu berbuntut dipanggil penyidik polsek Rappocini Makassar

Pihak pelapor merasa tidak nyaman perlakuan kahar, dengan itu meminta agar permohonan maaf dilakukan secara jumpa pers, dan sebaiknya Kepala Balai Pompengan dalam hal ini, untuk memediasi insiden pengusiran wartawan Media Online.

“Melaksanakan tugas sebagai wartawan dengan cara konfirmasi itupun telah saya lakukan dengan cara isi buku tamu, tetapi saya diperlakukan dengan cara diusir, tentunya kami malu pada semua pegawai yang ada di BBWSP-Jeneberang.” Ujarnya vicky

Ia pun menambahkan “kalau memang pihak Balai Pompengan tidak ingin mendamaikan secara kelembagaan maka kami anggap persoalan ini tetap berlanjut hingga meja hijau agar menjadi pelajaran buat instansi lainnya untuk tidak menyepelehkan tugas wartawan dalam hal mencari informasi. ” tegas Vicky pada saat di polsek Rappocini makassar (24/10/17)

Secara terpisah Ketua JOIN Sulsel, Rifai Manangkasi merasa prihatin jika masih ada warga apalagi ASN tidak mengerti tugas jurnalis bahkan terkesan berusaha menghalangi. “Kami mengutuk keras perbuatan dimaksud dan minta aparat serius menangani kasus ini,” ujar Rifai.

Diakhir keterangannya, Rifai memberi garansi jika kasus ini akan sampai ke meja hijau agar tidak menjadi preseden buruk terhadap jurnalis. “Jangan pernah bermimpi ada maaf jika anggota JOIN dilecehkan,” ujarnya. (**)

Pengusiran Wartawan Online Berbuntut di Panggil Penyidik
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: